Selasa, 13 Maret 2012

Pola 17+


Lampiran 1

Lampiran 1
 
Materi
Bersediakah Anda melatih otak Anda supaya tidak gampang stres? Temukan jawabannya dalam buku ini! Buku Seri Tune Up ini akan membantu siapa saja untuk menjalani hidup yang lebih menyenangkan dengan cara:
1. Meningkatkan aktivitas berpikir sebagai keterampilan fungsional diri
2. Memahami cara kerja otak dan cara memanfaatkannya dengan lebih efektif dalam belajar dan bekerja
3. Berpikir lebih nyata, adaptif, waspada, kritis, dan mandiri
4. Membebaskan diri dari pikiran yang bersifat dogmatis dan kekakuan mental serta lebih mudah beradaptasi dan mengurangi problema
5. Menyeimbangkan kedua belahan otak untuk membuat otak lebih mudah memunculkan ide-ide inovatif dan kreatif

Dengan begitu Anda akan lebih fleksibel secara mental juga belajar memahami berbagai sudut pandang, dan menemukan faktor yang amat penting dalam berbagai situasi dalam hidup Anda. Karena kita hanya akan berfungsi terbaik saat menjalani hidup dengan seluruh otak. Otak kiri dan otak kanan yang seimbang meningkatkan kualitas hidup.

Kita cenderung lebih mementingkan analisis, logika, dan matematika serta jarang seta jarang sekali memerhatikan atau mengoptimalkan fungsi belahan otak kanan. Pada kenyataannya tidak lebih dari 10% mata pelajaran diajarkan di sekolah yang memakai fungsi belahan otak kanan, seperti kesenian dan musik. 
Hasil penelitian yang dilakukan di Amerika terhadap 311.207 orang dewasa menunjukkan hasil sebagai berikut:
  • Terbiasa menggunakan otak kiri sebanyak 44,2% 
  • Terbiasa menggunakan otak secara seimbang 27,4% 
  • Terbiasa menggunakan otak kanan sebanyak 28,3%

Agar otak dapat bekerja secara seimbang, ada beberapa latihan yang dapat dilakukan, diantaranya adalah:


Latihan 1
Ned Hermann, seorang ahli dominasi otak, menyarankan jika kita seorang pemikir dengan otak kanan maka kita bisa melatih otak kiri dengan cara sebagai berikut:
  •  Pelajarilah cara kerja mesin yang sering kita gunakan
  •  Masukkan foto-foto kita pada album
  •  Usahakan tepat waktu setiap hari, aturlah pengeluaran pribadi kita
  •  Rangkailah rakitan model berdsarkan instruksi
  •  Bergabunglah dengan klub investasi
  • Atasilah masalah-masalah yang ada dan analisislah bagian-bagian utamanya
Jika kita adalah pemikir dominan otak kiri, maka kita bisa berusaha mengoptimalkan otak kanan dengan cara:
  • Usahakan untuk memahami perasaan binatang peiharaan kita
  • Temukan resep masakan dan praktikkanlah
  • Bermainlah dengan tanah liat dan temukan hakikatnya
  • Buatlah 500 foto tanpa menghawatirkan biayanya
  • Ciptakan logo pribadi
  • Kemudikan motor atau mobil ke mana saja tanpa merasa bersalah
  • Bermainlah dengan anak-anak dengan cara yang mereka inginkan
  • Sisihkan waktu jeda perasaan selama 10 menit setipa hari
  • Hidupkan musik yang disukai ketika kita ingin mendengarkannya
  • Ambillah “belokan” keliru dan telusurilah lingkungan yang baru

Latihan 2
Raymond Dart mengatakan bahwa kalau kita sering menggunakan dua anggota tubuh secara seimbang berarti kita telah menyeimbangkan penggunaan otak kiri dan otak kanan. Ia mengumukakan bahwa kordinasi dua sisi tubuh akan meningkatkan kesatuan dan keseimbangan penggunaan kedua belahan otak. Ini dapat dilakukan dengan latihan sederhana sbagai berikut:
  • Menyilang secara terbalik: bersedekaplah dan bersila dengan cara yang terbalik dari kebiasaan kita.
  • Gunakan tangan yang tidak sering kita gunakan
  • Menulislah dengan menggunakan tangan yang tidak biasa digunakan untuk menulis
  • Cobalah menulis atau menggambar dengan kedua tangan secara serempak
  • Cobalah menulis di depan cermin
  • Cobalah melakukan senam ringan dengan sentuhan silang

Lampiran 2

Lampiran 2

Disini kita akan mencoba bermain agar apakah kita bisa mengembangkan antara otak kanan dan kiri,mula mula kita bermain jempol dan kelingking dimana mereka saling berpasangan dan saling bergantian,disetiap kekana tangan kanan melihatkan jempolnya sementara kiri jari kelingkingnya yang di tunjukkan, lalu arah kiri bergantian jempol kiri yang yang ditunjukkan dan kanan kelingking begitu terus-menerus.
            Kedua tangan kanan menggambarkan anggka 8 sementara yang kiri angka 0 secara bersamaan dan bergantian,tadi angga delapan yang dikanan sekarang gantian kiri yang menggambarkan angka 8 sementara kiri 0 dan masih secara bersamaan.
            Ketiga,tanggan kanan menyerupai pistol sementara yang kiri membuka jari 5, semakin berpura-pura ditembak angka itu menjadi berkurang dari 5,4,3,2,1, itu bergiliran dari tangan kanan kekiri.jadi bila kanan pistol kiri jari 5,kiri pistol kanan menjadi 4,kanan pistol,kiri menjadi 3 dan seterusnya.
            Disini apakah siswa bisa melakukan permainan ini mereka bisa atau mereka mempunyai hambatan untuk melakukan permainan ini.

Lampiran 3


Lampiran 3

Pedoman Tanya Jawab


  • Bagaimana perasaan anda dalam mengikuti permainan ?

  • Apa yang kalian peroleh dari permainan konsentrasi tersebut?
  •  Kendala apa yang membuat anda tidak berhasil dalam permainan tersebut? (bagi siswa yang tidak berhasil)

  • Apa yang membuat kalian bisa berkonsentrasi (bagi siswa yang berhasil)?


Lampiran 4

Lampiran 4
Pedoman Observasi
Aspek yang diamati jumlah
  • Siswa yang mengobrol saat materi yang disampaikan      jumlah :  3 siswa
  • siswa yang bertanya                                                              jumlah : 5 siswa
  • Siswa yang belum mengerti materi dan belum mengerti tentang permainannya jumlh : 2siswa
  • Siswa yang belum bisa menjelaskan materi                      jumlah : 2 siswa
  • Siswa yang mengikuti permainan                                       jumlah : 35 siswa
  • Siswa yang mengutarakan pendapatnya saat dia belum berhasil dalam permainan ini. jumlah : 7 siswa

LAPORAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR

Judul/Spesifikasi Layanan : Menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri
Kelas : VII A SMP 1 WONOSEGORO
Waktu Pelaksanaan : Senin/ 13 Maret 2012
Hasil

  •   Kegiatan Awal
Pertama guru masuk  kemudian guru memberi salam , Amengabsensi siswa Guru menngulas materi minggu kemarin. Setelah itu guru menyampaikan materi hari ini.



  •  Kegiatan Inti
Guru memberikan  menjelaskan materi tentang menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri dan menjelaskan permainan.  guru memberikan pemahaman tentang kegiatan layanan serta harapannya setelah menyampaikan kegiatan layanan.
Kegiatan Akhir
Guru bertanya kepada siswa apa mereka sudah paham tentang materi yang disamapaikan jika belum guru menjelaskan isi materi tersebut.Kemudian guru menyampaikan harapannya setelah kegiatan layanan selesai.


  •   Penilaian Proses  
Guru  melihat a ada siswa yang sedang mengobrol sendiri ada yang menggantuk  dan tidak memperhatiakn serta ada yang main h

  • Penilaian Hasil
1)      Penilaian Laiseg
Guru menilai atau melihat berapa banyak siswa yang berhasil dan tidak berhasil dalam permainan.apa penyebab anak tidak berhasil,bermain sendiri,tidak berkonsentrasi melamun.
2)      Penilaian Laijapen
Guru mengulang lagi permainan bagi siswa yang belun berhasil siswa memperhatikan semua dan berhasil menyelesaikan permainan itu.
3)      Penilaian laijapang
Memantau perkembangan siswa yang tidak berhasil dalam berkonsentrasi dalam permainan serta memantau siswa didalam meningkatkan konsentrasi belajar
  • Tindak Lanjut
Guru memberikan layanan konseling bagi siswa yang tidak berhasil dalam mengikuti kegiatan permainan, apa hambatan siwa sehingga siswa tidak berhasil dalam permaianan dan menyelesaikan permasalahan itu agar siwa dapat berhasil dalam permainan
                                                           


SATUAN LAYANAN KONSELING

Kelas : VII A
Semester : II/2011-2012
Sasaran : DP (Perempuan)
Layanan/Bidang: Konseling individual/Bimbingan belajar
Judul/spesifikasi layanan : Menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri
Fungsi Layanan : Pengembangan,pemahaman
Tujuan Layanan : DP dapat menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri
Metode : menggunakan terapi person-centered
Kegiatan Awal : Apa penyebab anak ini mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri
Kegiatan Inti : cari tahu tentang keterampilan konseling pada tahap eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi
Rencana Penilaian dan Tindak Lanjut


Contoh Laporan Verbatim

Nama konselor : Tri Amini
Nama Konseli : Devi Putri Wardani (DP)
Tanggal konseling : 29 April 2012
Informasi mengenai Klien : DP berusia 15 tahun,anak pertama dari dua bersaudara,ibunya adalah ibu rumah tangga sementara ayahnya hanya seorang wiraswasta, adiknya berusia 9 tahun adik laki satu-satunya.
Hari ini adalah kunjungan DP yang pertama kalinya saya mendapat informasi dari guru Bk DP, perasaan saya sebelum proses konseli saya merasa senang dan menunggu-nunggu hari ini untuk melakukan konseling dengan DP. Dan saya yakin saya bisa menjalin hubungan baik dengan DP, pertama kali saya melihat DP mukanya terlihat pucat dan seperti tidak punya semangat. Berlangsungnya konseling selama 15 menit dia terlihat enggan untuk bercerita dan terlihat takut dan gugup seperti melihat seseorang yang menakutkan, namun setelah saya memulai pembicaraan DP mulai mengeluarkan perasaannya dan mulai mengungkapkan persoalannya. Saya berbicara :

Ko : Kelihatannya anda merasa takut dan tegang?
Ki : Ia bu saya merasa malu menceritakan permasalahan saya
Ko : kenapa?
Ki : saya malu bu
Ko: kenapa harus malu? Ceritakan saja semua permasalahan yang anda alami itu mungkin dengan anda bercerita bisa sedikit melegakan perasaan anda
Ki : Saya kalau masalah fikiran saya lumayan baik tapi kalau masalah gerakan atau fisik saya lamban enttah kenapa.
Ko: emmm lalu?
Ki: jadi pas kemarin ikut permainan itu saya selalu sala karena saya lamban dan sulit saya malu bu.
Ko: mmm…jadi anda merasa minder dengan teman-teman anda karenan anda lamban begitu
Ki: iya bu.
Ko: jadi apa yang ingin anda lakukan?
Ki: saya ingin terus berusaha dalam menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri saya,saya akan terus berusaha dalam menyeimbangkan itu semua
Ko: bagus kalau begitu anda berusaha untuk bisa menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri anda. dan bagaimnana cara anda untuk menyeimbangkan antara otak kanan dan kiri anda sendiri,disini anda akan sering terlatih antara otak kanan dan kiri anda bila anda sering melatihnya dan bisa menyeimbangkan antara itak kanan dan kiri anda.